images1

Articles

Kontrol terapeutik yang efektif terhadap progresi kurva menggunakan suplementasi kalsium dan vitamin D untuk skoliosis idiopatik remaja – uji coba secara acak tersamar ganda dengan kontrol plasebo

Bone Abstracts (2017) 6 OC8 | DOI: 10.1530 / boneabs.6.OC8

Tujuan: Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) berhubungan dengan massa tulang yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek terapeutik dan determinannya dari suplementasi Ca + Vit-D untuk meningkatkan kekuatan tulang dan mencegah perkembangan kurva pada AIS.

Metode: Ini adalah uji coba secara acak tersamar ganda dengan kontrol plasebo yang merekrut gadis-gadis AIS (usia 11-14 tahun, tahap Tanner 50 nmol / l (N = 29), tidak ada perbedaan pada perkembangan kurva tercatat. Bagi mereka dengan asupan kalsium diet awal ≥ 1.000 mg / hari (N = 109), 19,0% berkembang di grup3 dibandingkan dengan 54,3% pada Grup1 (P = 0,001). Untuk mereka dengan asupan kalsium> 1000 mg / hari (N = 23), tidak ada perbedaan pada perkembangan kurva tercatat.

Tabel 1 Rata-rata perubahan pada serum 25 (OH) tingkat Vit-D dan Analisis Elemen Hingga (FEA) parameter pada tahun ke-2 untuk grup 1, 2 dan 3§.

Kesimpulan: Hasil dari penelitian ini memberikan bukti kuat bahwa suplementasi kalsium + Vit-D dapat meningkatkan kekuatan tulang pada AIS. Efek terapinya pada pencegahan perkembangan kurva berkorelasi dengan peningkatan parameter FEA, tingkat vit-D 25 (OH) awal yang rendah dan asupan kalsium diet awal yang rendah.

Sumber Pendanaan Pfizer Inc (IIRGrant: WI174540). (ClinicalTrials.gov-Identifier: NCT01103115).

Pengungkapan: Para penulis menyatakan tidak ada kepentingan persaingan.